Search This Blog

Saturday, April 18, 2009

Jangan bantu aku

Jangan bantu aku.Aku mash bisa sendiri.Belajar agar nilaiku tetap terjaga.
Jangan bantu aku.Aku mash sanggup.Menutup2i saat aku jatuh cinta dari smua orang.
Jangan bantu aku.Aku mash ingin mencoba.Bertahan dari hujaman kebisuan si malam.
Jangan bantu aku.Aku belum menyerah.Pergi ke warung untk beli terasi di siang bolong dengan tusukan sinar mentari yang menyengat.
Jangan bantu aku.Aku ingin agar ini kerja kerasku sendiri.Walau hasilnya masih nol besar.Jangan bantu aku walau aku sudah memakai topengku.Jangan bantu aku walau kau tahu aku sudah mulai nangis di balik topengku.Jangan bantu aku walau kau tahu.Aku jadi pemurung karena hal yang sepele.Jangan bantu aku walau kau tahu aku sudah lelah untuk di sakiti terus menerus.Jangan bantu aku walau kau tahu,aku terus menerus terjatuh.jangan bantu aku karena aku ingin dia sadar dari segala keangkuhanya.Jangan bantu aku walau ia masih belum tahu.Jangan bantu aku walau kau tahu waktu ku hanya tinggal hitungan jari.Jangan bantu aku karena aku ingin,semuanya jelas,walau hasilnya tak terduga.Setidaknya aku sudah mencoba.
Dan aku juga hanya ingin tahu,sanggupkah aku merealisasikan keingnanku?Ternyata.Sampai saat ini.Belum.Mash angkuh.Mash sombong.Bak raja singa yang mempunyai tahta emas bermandikan berlian dan permata.Walaupun itu cuma khayalanya.Tapi tetap ku hargai dan mengadu ke dua belah tanganku hingga terdengar prok.Prok.Prok.Dagelan di siang bolong.Drama musikal yang rendah.Dan raja singa itu telah berubah menjadi anjing gang yang kotor.Anjing yang setiap malam disirami air kotor karena melonglong pepesan kosong.Anjing!Seseorang mengatainya,menghujatnya.Hatiku bingung.Duduk di kursi vip penonton dan menjadi penglaris(pelanggan pertama) di sirkus murahan ini sungguh membosankan.Dan mendengar seseorang berkata anjing kepada anjing.Sungguh hal yang janggal.Seharusnya sebut makhluk yang lebh rendah dr anjing!Apa itu?Entahlah..Yang pasti skarang orang bodoh itu sudah pergi.Dan cuma aku sendiri di sini.Anjing yang bertopeng singa mash seperti itu.Sombongnya bukan main.Teman sirkus lamanya yang seekor kucing ia biarkan diam.Terlhat di mata kucing itu tetesan2 bening.Tapi ia tetap tersenyum pasrh.Merasa di tinggalkan mungkin.Tapi bagiku..Aku jauh lebih di uji darinya.
Aku pulang.Dan kembali ke kehidupan nyata.
Ya,ini aku.Yang sedang mengetik keypad di handphone.Dan mendapati beratnya esok hari.Berat sekali.Hingga rasanya,esok aku lebih ingn pergi ke Amerika serikat dan menemui orang yang mau aku temui.Bercengkramah.Dan bertukar fikiran secara langsung.Hanya sebagai sahabat karena itu yang aku butuhkan.Teman berbagi fikiran.Sharing.Tapi ku yakin esok masih sama.Dan esok aku tetap disini.Membuka email,mengeceknya apakah ada email dari sahabat2ku.Yah.Tapi esok,pasti ku pakai topeng itu lagi.Memasangnya tepat di depan wajahku.Hingga kalau nanti aku harus menangs lagi.Tak kan ada yang tahu.Dan bhkan tak kan ada yang terbebani.Jadi,jangan bantu aku sebelum ku benar2 tak sanggup lagi.Aku egois.Ya.Aku sok kuat.Ya.bego?Tolol?Hina?Dina?Menjijikan??Entahlah.Terserah anda...Tapiku yakin manusia punya akal,fikiran,hati,perikemanusiaan.Bisa tahu tindakan yang salah dan yang benar.Kalau bermain api bisa terbakar.Atau apalah.
Aku bukan seorang sastra.Aku bukan psikolog.Aku bukan guru.Trserah anda.Tapi,satu pintaku.
Jangan sampai anda menjadi kucing si teman anjing sombong yang angkuh tadi.Karenaku yakin.Berada di posisi kucing jauh lebh berat.Dan jangan bantu ia,sebelum ia pinta sendiri.
Dan hari ini..Aku akan bermain.Sendirian.Di atas pangg kehidupan dengan peran sbg pecundang.

No comments: