Search This Blog

Saturday, November 27, 2010

quote of the day

ketika aku melihat seseorang dari fisiknya saja yang buruk rupa, dan aku tidak melihat hatinya yang lebih jauh sempurna, maka lebih baik aku dilahirkan buta saja...

Friday, November 26, 2010

dear sweetheart

dear sweetheart..
apa kabar kamu hari ini?
sehatkah kau di sana? Sudah makan?
bagaimana musim dingin di sana?
aku merindukanmu..

dear sweetheart..
aku memiiki fotomu ratusan di laptopku
aku melihatnya pagi ini
kau memang tampan saat tersenyum..
sepuluh foto pertama kau tetap tampan.
dua puluh berikutnya aku mulai merasa ada yang aneh..
dan stuck di foto yang ke lima puluh..

dear sweetheart..
aku tahu apa yang kau alami..
kau bosan dan lelah dengan rutinitasmu..
kau kurang tidur karena kau baru tidur saat subuh tiba..
aku melihat matamu di foto itu..
aku melihat raut wajahmu..

dear sweetheart..
jangan terlalu memasakan diri.
jika kau lelah katakan saja lelah.
jangan paksakan senyumu terkembang.
aku tahu kau menjaga perasaan semua orang.

dear sweetheart.. menurutku..
kau tetap tampan ketika menunjukan karaktermu yang sebenarnya
kau tetap tampan dengan wajah lelahmu..
kau tetap tampan dengan kerutan kurang tidur di matamu..
bahkan, kau jauh lebih tampan ketika matamu sedang menatap tajam dengan natural

dear sweetheart..
jangan paksakan dirimu lagi..
sekalipun kamu harus ramah di depan semua orang..
sekalipun kamu seorang cassanova..
sekalipun kamu seorang penyanyi..
jangan paksakan dirimu untuk tersenyum ketika kau tidak ingin tersenyum..

dear sweetheart..
aku lebih menyukai raut wajahmu yang natural..
aku yakin semua orang juga sama..

dear sweetheart..
jaga kesehatanmu..
:) sekarang aku mulai menyayangimu dengan lebih sederhna..

Friday, November 19, 2010

Anyyeong!

Heya,

Apa kabar kalian semua?

Apa progres saya hari ini?

Saya sudah belajar untuk membaca huruf hangeul! :D Hanya butuh di hafalkan dan semoga bisa hafal ya! Saya sudah meminjam buku sketsa di perpus pusat. Saya ingin belajar mensketsa suasana. :) Doakan saya bisa! Oh ya, Trombosit nenek saya sudah lebih banyak, terima kasih atas doa kaliaan :) Semoga di balas oleh Allah SWT. Saya mulai membaca novel-novel lagi. :) Saya ingin membuat cerita lagi. Tentu saja dengan tema-tema ringan. Baiklah! Semangat utuk hari ini dan esok dan semoga saja bisa sampai seterusnya.

Oh ya, pesan untuk kamu yang merencanakan sesuatu yang klasik, rencanakan dengan baik ya! semoga berhasil! saya akan memasang radar. :D ahahaha... selamat berjuang semuanya!

Monday, November 15, 2010

Aku butuh doa dari kalian

Aku ada di Rumah Sakit sekarang. Neneku dirawat. Kalau kalian membaca postinganku yang sebelumnya, mungkin inilah jawaban-Nya. Aku menikmati udara di sini. Atmosfernya sangat menyenangkan. November 2010.

Tapi, keadaan Neneku masih belum stabil. Trombositnya kian menurun. Semoga ia cepat sembuh. Apa ada diantara kalian yang tau bagaimana cara menaikan trombosit? Iajuga punya diabetes melitus. Jadi, makanya tidak sembarangan. Aku sebagai cucu yang lumayan mengerti tentang kesehatan, belum bisa membantu banyak karena aku belum punya banyak ilmu.

Aku butuh doa dari kalian. :) Doakan kami. :)

Thursday, November 11, 2010

21 November 2009

Happy Birthday to you.. Happy birthday to you.. Happy birthday.. Happy birthday.. Happy Birthday to you... Selamat ulang tahun... Kamu sudah hampir tujuh belas tahun sekarang. Aku bangga padamu karena saat ini bukanlah saat yang tepat untuk merayakan ulang tahunmu. Kamu ada di balkon lantai lima RSPAD Gatot Subroto sekarang.

Ibu mu sedang terbaring dan menderita gegar otak ringan dan sedang berjuang melawan vertigo yang dideritanya. Ayahmu tengah terlelap di luar dan merasakan kedinginan yang sangat. Pamanmu juga sedang terlelap di lantai balkon. Tadi, kamu habis les bimbel kan? Ah! Bukan.. Bukan.. Tadi pagi kamu habis ke Balairung untuk menghadiri bedah kampus. Kamu mengelilingi stand-stand rumpun kesehatan. Dari mulai Kedokteran sampai Keperawatan. Ya, saat ini kau sedang jatuh cinta dengan hal-hal yang berbau merawat.

Hari ini, 21 November 2009.. Tadi kamu pergi ke tempat nenekmu. Aku mengerti betapa lelahnya kamu. Aku tahu kamu sedang berada di titik tolak perjuanganmu di akhir kelas 3 sma ini. Aku tahu kamu sangat tertekan saat ini, dan kamu tidak ingin semua orang merasa khawatir kepadamu. Kamu hanya memendamnya sendiri di dalam hatimu. Aku mengerti perasaanmu. Kamu sangat kesal kepada adikmu sendiri ketika ia tidak bisa mandiri untuk belajar dan mengerjakan PRnya sendiri. Aku mengerti itu. Kamu berjuang untung mengalihkan perhatianmu, dan terus mengatakan kepada dirimu bahwa ibumu akan baik-baik saja. Aku tahu kamu akan mudah sekali menangis ketika temanmu sedang beristirahat dan membuka bekal makanan mereka yang dibuatkan oleh ibu mereka. Aku tahu kau berjuang untuk menjadi kuat.

Oke, kau meminta agar pamanmu mengantarkanmu ke rumah sakit itu. Tujuanya? Kamu ingin agar kamu di ulang tahunmu yang ke tujuh belas ini tidak sendirian. Kamu ingin bersama ayah dan ibumu. Walau kamu tidak mengutarakan itu kepada pamanmu, sehingga kamu harus membelikanya kopi terlebih dahulu agar ia mau. Kamu merasakan dinginya angin malam di malam ini. Kini kamu tahu bagaimana ayahmu juga sudah sangat sering menahan rasa dinginya untuk bekerja mencari nafkah untukmu dan yang lain. Namun kamu menikmatinya. Walau aku tahu, kamu sudah berkali-kali meneteskan air mata di perjalanan tadi. Kamu selalu senang akan keindahan kota jakarta saat malam hari, dan kamu menggunakan itu agar kamu tidak menangis lagi.

Dan sampailah kamu di balkon ini. Aku tahu saat ini kamu sedang berusaha untuk tetap senang. Walaupun aku tahu kau sangat ingin tahu siapa anak SMA yang bertanggung jawab atas kecelakaan terhadap ibumu. Aku tahu, kau sangat ingin membunuhnya tetapi kamu masih bisa meredam emosimu. Ah sudahlah, aku akan fokus kepadamu saja. Saat ini kau sedang melihat pucuk monas. Ya, di dalam fikiran kita sama. Emas itu begitu berkilau. Kamu bahagia bisa melihat keindahan malam ini. Lihat, sudah pukul 23:00 satu jam lagi kamu resmi menyandang umur 17 tahun. Ah, kamu mendesah lagi. Kamu mulai tersenyum ke arah monas.

"Selamat ulang tahun, put. Pasti ada hikmah dibalik semua ini. Kita kuat, put. Kita kuat."

Kamu menyemangati dirimu sendiri. Bulir air matamu jatuh. Aku harap, ini bulir air matamu yang terakhir jatuh untuk hari ini. Kamu mengusapkan air matamu. Dan berdiri. Kamu kembali ke ruangan ibumu sebentar. Aku tahu, kamu tidak ingin menambah beban orang-orang, kamu harus tersenyum. Kamu harus tersenyum. Malam itu, kamu terlelap dengan balutan jaket merah di lantai balkon, beralaskan tikar, bersama paman dan ayahmu. "good night, dear birthday girl"

Kamu di bangunkan pagi itu oleh ayahmu. Pukur 2:00 pagi. Kamu lahir menjadi anak 17 tahun sekarang. Ibumu yang sekarang menangis di hadapanmu. Ayahmu mengucapkan selamat ulang tahun kepadamu, lalu Ibumu. Ibumu hanya ingin meminta maaf karena tidak seharusnya ulangtahunmu dirayakan di rumah sakit. Kamu berusaha menenangkanya. Aku tahu, sebenarnya kamu juga mau menangis, kamu juga harus ditenangkan, dan kamu menahan dirimu.

Kejadian itu semua sudah hampir setahun berlalu. Namun kamu masih ingat persis. Kamu menikmati ulang tahunmu ke-17 itu. Aku tahu, itu adalah ulangtahun yang paling "indah" selama kamu hidup sampai saat ini. Sekarang sudah bulan November 2010. Dan sekarang jari-jarimu sedang mengetik laptopmu untuk menceritakan kisah hidupmu itu.

Tujuanya? Kamu mau mengevaluasi dirimu sendiri. Kamu sedang berfikir ulang tentang kado apa yang kamu mau untuk ulang tahunmu ke 18 nanti. Kamu menginginkan black berry? Hahaha.. Aku tahu itu. Tidak ada salahnya.

Tapi, aku tahu kamu mengurungkan niatmu lagi. Kamu sudah berhutang banyak kepada orang tuamu. Kamu juga sudah mengalami masa-masa sulit dengan mereka. Dimana kamu merayakan sweet seventeen-mu dengan kesederhanaan dan keikhlasanmu. Dan itu lebih berharga dari sebuah blackberry.

Sekarang, kamu mulai menyadari bahwa kamu rindu melihat monas dai balkon lantai 5. Kamu rindu melihat lampu tembak, yang menyorot ke angkasa dari hotel-hotel yang ada di sekeliling rumah sakit itu. Kamu rindu akan udara malam yang menusuk tulang itu. Kamu.. Ah, aku lebih suka kata "kita" untuk mewakili aku dan kamu. Oke, kita rindu saat itu semua. Kita rindu merasakan atmosfer yang berbeda, kita rindu untuk makan makanan padang di rumah makan padang di kantin rumah sakit itu. Kita rindu melihat halte busway yang bertuliskan RSPAD Gatot Subroto. Kita rindu itu semua.

Kini kita sadar, tidak butuh black berry atau penutupan ospek yang bisa membuat sebuah hari kelahiran itu menjadi berarti. Kita... Ah, kita.. kurang tepat sepertinya untuk mewakili satu orang. Saya sadar bahwa saya lebih suka perayaan hari kelahiran sama seperti tahun lalu. Bukan berarti saya menginginkan kecelakaan. Tapi, saya ingin semuanya lebih sederhana dan apa adanya. Seperti dulu. Saya tidak mau egois dengan memaksakan keadaan. Saya hanya inginkan itu.

Dengan adanya postingan ini, saya tidak ingin dikasihani. Saya hanya ingin berbagi pengalaman saya yang mungkin tidak semua orang merasakanya. Yang bisa saya simpulkan, bersyukurlah akan apa yang sudah didapat. Walaupun, hidup terasa tidak akan pernah sempurna. Namun, percayalah di balik ketidak sempurnaan itu, sudah tersimpan kado khusus yang terbungkus rapi hanya untuk kamu, saya, dan kita semua.

Sunday, November 07, 2010

tanpa air mata

aku sedang duduk di bawah pohon ek yang rimbun. aku tidak perduli akan mitos peri ek. entah mereka baik ataupun jahat. aku akan tetap di sini untuk menyelesaikan tugasku. aku menulis sebuah puisi.

tak terasa hari sudah mulai petang. aku harus segera pulang. namun puisiku ini harus tetap kubacakan. aku berdiri dan menarik dalam-dalam nafasku. angin petang itu membelai lembut tubuhku. kuucapkan terimakasih perlahan.

matahari yang akan terbenam persis menyoroti mukaku. aku mengangkat kertas puisiku. dan aku memulainya..

untukmu yang terpisah jauh dariku ribuan kilometer.
aku hanya ingin mengucapkan sesuatu..
tidak lebih dari dua jam lagi, hari akan berganti.
umur kita pun tak lagi sama setiap detiknya.
aku masih memegang janjiku.
namun, jujur aku meragukan janjimu.

selamat atas kelahiranmu , sweetheart.
semoga kau bahagia dengan boneka barbie mu.
aku selalu menanyakan kabar barbiemu.
semoga ia bisa menjagamu dengan baik.

berbahagialah denganya. :)
tumbuhlah bersamanya dengan subur.
ini kehidupanmu. selamat jalan, sweetheart.
aku mencintaimu.

aku menutu kertasku dan membuatnya menjadi kapal-kapalan yang bisa terbang. aku mengayunkanya ke arah mentari yang terbenam. aku bisa merasakan sentuhan terakhir kertas itu sebelum lepas landas.

terbanglah yang jauh. aku bisa melepaskanmu tanpa air mata . aku mencintaimu. aku mencintaimu dengan lebih sederhana.

Friday, November 05, 2010

Postingan Mababil

Holaaa......

Sudah lumayan lama saya tidak mem-posting hal yang baik. Ada yang mengganjal di hati saya seminggu ini. Saya ingin membeli sebuah catatan lucu. Sebenarnya bukan lucu, tetapi menarik. Di dalamnya banyak foto-foto yang di ambil dengan angle yang pas. Harganya sekitar Rp12.000,00 untuk yang kecil dan Rp17.000,00 untuk yang lebih besar. Tetapi, saya menimbang-nimbang apakah itu berharga untuk saya? Bukankah lebih baik menabung uangnya untuk kebutuhan lain yang lebih penting?

Thursday, November 04, 2010

...

Aku ingin mencintaimu dengan lebih sederhana.
Aku ingin mencintaimu dengan lebih apa adanya.