Search This Blog

Saturday, June 25, 2011

sensitif.

sesak rasanya.

rokok dan kenyataan yang ada.

mungkin, aku akan ditanya.

"bagaimana masa kecilmu dulu?"

dan aku menjawab dengan tetesan air mata.

terlalu banyak pressure.

ya, berbohong, ceroboh, bego, idiot.

6000 hari menjadikan akumulasi bertambah.

"kamu selalu terlihat jutek. kenapa?"

hanya tersenyum simpul.

"aku tersenyum hanya beberapa kali seminggu."

terngiang lagi.

dengan kesalahan yang sama, tapi responya sungguh berbeda.

kini, lebih memahami, lebih mengerti.

dan tidak kurasakan dulu.

sesak rasanya. seakan-akan aku yang bersalah.

tahu rasanya kah?

dan aku memilih diam.

memandang jalan. bukan sinar lampu terang.

aku benci disorot.

membuat kepalaku pusing.

mungkin ada yang akan ditanyakan lagi kepadaku.

"apa yang kau rasakan sekarang?"

tersenyum simpul lagi.

"tidak ada. aku ingin mati rasa."

akan semua yang ada.

melihat yang lain bisa tersenyum.

dan saling menyayangi.

akur. manis. hommy.

mentalku memang ditempa seperti ini.

dingin.

berlari.

terikat.

sesak.

bahkan aku berekspresi terlalu berlebihan.

ketika ingatan menyakitkan muncul lagi.

begitu jelas. begitu nyata.

tertekan?

tidak tahu.

begitu sesak. tertekan.

padahal bukan aku.

tapi rasanya begitu nyata.

tidak ingin apa-apa. ini sabtu malam.

tes.

kau lihat tetesanya?

ya, ini aku.

No comments: